Pameran Foto Angkatan XVI (2019) – ASAJIWA

Admin June 28th, 2020 0 comments Pameran

PRAKATA

PRAKATA KURATOR

Di Angkatan XVI I-FoToGRAFI ini terdiri dari 2 kelas fotografi, yaitu : Kelas Jurnalistik & Kelas Konseptual. Berikut adalah Foto Cerita dari Pameran “ASAJIWA”

MENEBAR RUPA MENGEJAR ASA

Foto dan Teks : Alfiyah Shinta Raufina

Mewarnai seluruh tubuhnya dengan sablon bewarna emas, silver ataupun hijau, merupakan cara manusia patung menarik perhatian masyarakat sekitar yang berlalu-lalang.

Mereka rela mewarnai tubuhnya dan bergaya dengan cara berdiam diri bak patung untuk mencari pundi-pundi rupiah. Manusia patung merupakan pilihan terakhir mereka untuk memperoleh penghasilan. 

Pewarna yang digunakan untuk melumuri tubuh manusia patung ini adalah cat sablon yang dicampur dengan minyak sayur. Tak peduli efek samping dari bahaya penggunaan cat tersebut dengan alasan harga yang terjangkau. 

Salah tau manusia patung, Pepen (25) mengatakan bahwa dirinya setiap hari berganti-ganti warna dengan tujuan agar lebih menarik dan bervariasi.

Mengawali aksinya di bawah klong jembatan Pasar Gembrong, mereka membawa atribut lain sebagai pelengkap seperti, mainan, topi, topeng, bunga palsu, hingga kacamata.

Andri (30) mengaku pendapatanya sebagai manusia patung mencapai Rp.100.000 – Rp.250.000 per hari. Namun, hasil pendapatanya dibagi untuk tiga temanya yang ikut beraksi menjadi manusia patung.

SAKSI BISU TELEPON UMUM

Foto dan Teks : Muhamad Denies Nurrohman

Boks telepon koin/kartu tanpa gagang di Tanjung Duren, Jakarta Barat, kondisinya tampak usang dan berkarat. Adapun di Mangga Dua, Jakarta Utara, boks telepon berwarna biru putih itu tampak dipenuhi coretan-coretan. Bahkan posisinya di apit oleh kandang ayam. 

“Biarin aja telepon umum ditempat ini, kita warga setempat pastinya tidak berhak mencopot atau menjual nya karena telepon umum ini kan punya pemerintah, kalau kita jual nanti kita kena hukum”. Ujar Susanto (37), salah satu warga disekitar telepon koin Mangga Dua.

Nasib serupa terjadi pada boks telepon koin yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Primadona alat komnukasi di era 1980-an hingga 2000-an awal itu kini bak artefak yang merekam perubahan zaman.

Padahal, keberadaanya saat itu sangat berguna, khususnya untuk saya. Selain untuk berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat, saya memanfaatkan telepon koin untuk menelpon salah satu restoran cepat saji. Meski mengantri, saya tak mengurungkan niat. Sebab, saat itu tak ada telepon genggam maupun aplikasi pesan antar makanan.

Meskipun banyak jasanya dan relatif murah, tapi ada saja pengguna yang nakal. Tujuanya untuk pengiritan yakni dengan cara melubangi koin, lalu memasangkan benang pada lubang tersebut. Dengan cara itu, koin bisa dipakai berulang-ulang. Bahkan, saya pernah melakukan telepon ke nomor acak dan tidak dikenal, dengan tujuan iseng saja. 

Sebagai informasi, telepon umum terdapat dua model, yaitu telepon umum koin dan kartu. Telepon umum koin mulai diperkenalkan pada 1981 di Indonesia pada 1983 hingga 1988, telah terpasang sebanyak 5.724 unit. Sedangkan, telepon umum kartu mulai digunakan pada 1988. Mulai terpasang sebanyak 95 unit dan meningkat menjadi 7.835 unit pada 1993. 

Sayangnya, masa kejayaan telepon umum hanya mampu bertahan 20 tahun, yakni dari 1990 hingga berakhir tahun 2010. Seiring berkembangnya zaman, telepon umum mulai terbengkalai lantaran masyarakat beralih ke telepon genggam.

Kini, telepon umm koin/kartu hanya menjadi sebuah pajangan di sudut kota dan memiliki cerita dan setiap pemakaianya. Benda tersebut pun menjadi di sakti bisu perkembangan teknologi.

BELAH KAPAL

Foto dan Teks : Kamalatirrisalah

Bunyi besi bangkai kapal Golden Ocean yang beradu terdengar nyaring saat memasuki sebuah tempat usaha belah kapal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Tampak pekerja dengan kaca mata hitamnya dan sarung tangan yang tebal, sibuk menggemgam alat las guna memutus bagian kapal satu persatu menjadi lempengan-lempengan baja kapal dan dipindahkan dari pesisir laut menggunakan alat besar.

Mereka bekerja dari pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB. Kapal yang dibelah dapat memakan waktu hingga satu tahun tergantung dari besar kecilnya ukuran kapal. Salah satu pekerja pomotong besi kapal, Rasun (50) mengaku mendapat upah sekitar Rp.140.000-RP230.000 per hari. 

“Kalau kapal kecil sebulan juga selesai, tapi kapal yang ini lumayan gede, jadi pengerjaanya juga lumayan lama, sekitar setahunan lah baru habis” kata Rasun.

Bekerja menjadi pemotong besi yang berasal dari kapal tua itu menjadi lumbung rezeki bagi masyarakat di pesisir utara Jakarta. Meskipun para pekerja menyadari bahwa pekerjaan ini memiliki resiko yang tinggi lantaran minimnya alat pengaman. 

BIOSKOP RAKYAT 

Foto dan Teks : Ahmad Ramadani

Bioskop merupakan tempat pemutaran film dengan menayangkan pertunjukan film yang diproyeksikan ke layar lebar menggunakan proyektor. Ada dua pengelola bisokop yang terkenal di Indonesia yaitu 21 Cineplex dan The Premiere. Harga tiket yang ditawarkan di bioskop tersebut bervariasi mulai dari Rp25.000 hingga Rp75.000. 

Namun, ditengah bisokop modern yang menjual tiket relatif mahal, terdapat bioskop yang menjual tiket dengan harga relatif murah. Bioskop ini terletak di Pasar Jaya Teluk Gong lantai 3, Penjaringan, Jakarta Utara. bernama Indiskop. Tempat ini menjadi satu-satunya alternatif tontonan hemat zaman sekarang.

‘Bioskop Rakyat’ ini menyajikan suasana yang modern dan tidak kalah menarik dengan bisokop modern lainya. Cukup membayar tiket dengan harga Rp5.000 per orang untuk anak kecil dan Rp15.000 – 18.000 per orang untuk dewasa. “Bioskop ini dibangun untuk menjangkau harga tiket yang relatif murah kepada masyarakat banyak” ujar Sidi (30) selaku pengelola Indiskop. 

Namun dibioskop ini hanya menayangkan film-film Indonesia saja. Sebab, survei Indiskop menunjukkan sebanyak 52,2% khalayak menyukai film Indonesia, 45,7% khalayak menyukai film Asia, dan 83,3% khalayak menyukai film Hollywood. Menurut survei Indiskop masih adanya antusias masyarakat maupun anak-anak untuk menyasikan film dalam negeri.

“Senang bisa nonton bioskop di Indiskop karena tiketnya murah dan tempatnya tidak kalah menarik dengan bioskop lainya” ujar salah satu pengunjung Indiskop, Bagas (14).

Walaupun senang dengan harga murah yang ditawarkan, pengunjung berharap pihak Indiskop menghadirkan pilihan film-film terbaru agar tidak bosan. Selain itu diharapkan pemerintah juga mendukung agar bioskop Indiskop ini dapat hadir di berbagai wilayah lainya. 

BERGELUT DIPUTARAN MAUT

Foto dan Teks : Sri Rahayu Andrayani

Jakarta selalu kedatagan serombongan pengembara setiap bulanya. Pengembara itu datang dengan truk-truk berisi mainan dan orang-orang yang ahli di bidang masing-masing. Mereka adalah Dhyan Karya.

Dhya Karya bersiap mendirikan kemah-kemah untuk menyajikan berbagai wahana sebagai tempat hiburan. Ada ayunan berbentuk perahu raksasa, bianglala, hingga Tong Setan.

Tong Setan adalah wahana berbentuk silinder kayu tabung atau kerucut. Di dalam tong tersebut, ada sebuah pertunjukan seperta motor atau mobil yang melanju dengan cepat dan melintas berputar di tong tersebut. Biasanya, tong setan hanya dapat ditemui di pasar malam.

Pemain pertunjukan tersebut dijuluki joki salah satu joki Dhyan Karya yakni Khoirul Mutakin (26). Pria yang akrab disapa Dadung ini memulainya sepuluh tahun lalu sejak usia 16 tahun. Ia mengaku profesi ini cukup beresiko tinggi dan membutuhkan keberanian tinggi. 

Meski nyaman dengan profesi ini, Dadung berhadap mempunyai pekerjaan lebih layak dan tak membahayakan nyawanya. “Awal mula masang sering jatuh dari motor, pusing, hingga luka dan keseleo, Allhamudillah tidak pernah parah dan lama-lama biasa saja, enjoy” ujar Dadung. 

Dalam atraksi ini, biasanya para joki meraup keuntungan sekitar Rp3 juta – Rp4 juta. Selain itu, para joki mendapat tambahan dari saweran para penonton. “Perolehanya nanti dibagi 25% untuk joki dengan Dhyan Karya, tapi kalau saweran saat atraksi masuk kantong pribadi si joki”. kata Dadung.

TAK PERNAH USAI

Foto dan Teks : Jehian Salsabila

Berkumpul dengan keluarga saat memperingati Hari Raya Keagamaan ialah impian setiap pekerja. Sebagai besar merayakanya dengan pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga. Cuti bersama diberikan agar para pekerja bisa menikmati liburan Hari Raya. 

Namun, tidak semua pekerja dapat merasakan kesempatan tersebut. Sebab, mereka memiliki tuntutan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Jika seluruh pelerka media libur, maka tak ada siaran televisi maupun pemberitaan di internet. 

Salah satu petugas keamanan Bank di Jakarta, Sadimin (47), mengaku dua tahun berturut tidak pulang ke kampung halamanya karena harus berjaga saat libur Lebaran. Desti Kusumo (25) juga tak dapat mudik tiga tahun berturut-turut karena harus melaporkan berita kepada para pemirsa.

Budi Setiawan (47) meminta agar pimpinan Porli dapat memberikan libur untuk bisa bertemu dengan istri dan anaknya. “Minimal 3 hari untuk bisa silaturahmi dengan keluarga dikampung halaman dan pimpinan porli memperhatikan pendidikan anak-anak anggota Porli untuk bisa memberikan kesejahteraan.” kata Budi.

Senada Feriyono (42) mengaku ingin berkumpul saat Hari Raya. Namun, ia harus mengantarkan para pemudik selamat sampai tujuan. Supir bus antar daerah ini pun beraharap setiap perjalananya selalu aman dan nyaman.

SEMRAWUT KABEL IBU KOTA

Foto dan Teks : Muhammad Rafli Juniarto

Pemandangan kabel melintang bergelayutan, ruwet, dan semrawut di sepanjang jalan kerap ditemui di Jakarta. Kabel listrik yang tumpang tindih dan tak beraturan ini bahkan nyaris menyentuk kepala saat berjalan di bawahnya.

Kabel semrawut ini dapat dijumpai di Fatmawati, Jakarta Selatan dan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tentu saja pasti ada bahaya yang ditimbulkan dari kabel listrik yang tidak tertata.

Penyebab kesemrawutan kabel antara lain seperti, kabel listrik dari PLN, televisi kabel, kabel fiber optik, dan juga sambungan liar. 

Tak cuma kabel yang melintang disana-sini, tapi juga tiang-tiang saling bergerombol di setiap titik kadang-kadang menghadap badan trotoar.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencanangkan program revitalisasi trotoar agar masyarakat pengguna trotoar merasa aman dan nyaman berjalan di trotoar tanpa ada gangguan dari semrawutnya kabel-kabel-kabel tersebut. 

PAGUYUBAN DELMAN IBU KOTA

Foto dan Teks : Nurdadi Wilsianto

Tapal kuda yang beradu dengan aspal jalanan terdengar di sela-sela kebisingan kendaraan bermotor yang melaju. Pak kusir tetap fokus mengendarai kuda untuk mencari penumpang.

Meski keberadaannya tergeser oleh transportasi modern, ada sebuah Kampung delman yang dekat dengan TPU Menteng Pulo Dua yang ingin melestarikan transportasi tradisional ini.

Ada 26 ekor kuda siap berkeliling Jakarta setiap hari di wilayah Pancoran, Pasar Minggu, Menteng, Budi Asih, Bidara Cina, Tebet, Pejaten, dan Kampung Melayu.

Untuk menjaga stamina kuda, para Kusir memberikan ramuan jamu yang diracik sendiri. Salah satu Kusir, Dadang (32)  mengatakan bahwa perawatan kuda dilakukannya secara perhari dan perminggu.

Untuk perawatan perhari kuda diberi makanan berupa dedek dan rumput, sedangkan perawatan perminggu dilakukan dengan mengganti tapal kaki kuda dan diberi jamu racikan untuk memulihkan stamina kuda.

Para Kusir berharap di Jakarta masih ada lahan kosong agar mereka bisa bertahan dan tidak tergusur Sedangkan untuk kusir yang tidak mempunyai kuda berharap tarif sewa kuda terjangkau

BALADA ANAK PESISIR

Foto dan Teks : Syifa Aprillia Khairunnisa

Wahana bermain yang layak mungkin mimpi anak-anak di kampung Kerang Hijau, Cilincing Jakarta Utara. Namun melihat tawa lepas mereka, menggambarkan keceriaan yang tak dapat dinilai dari sebuah wahana.

Berpijak di atas limbah kerang hijau, mereka terlihat asyik bermain dengan memanfaatkan beberapa barang bekas. Mereka tidak lagi mengenal konsep kemewahan adalah kebahagiaan.

Sesekali bunyi retakan kulit kerang yang pecah pun terdengar ketika Kaki melangkah di atas kulit kerang yang berserakan. Mereka pun terbiasa tak mengenakan alas kaki.

Meskipun tahu bahaya, anak-anak pesisir itu tetap bermain di tempat tersebut. Mereka juga tak menghiraukan bau amis dari limbah kerang hijau yang ada di sekitarnya.

Ya, di balik hutan beton yang berdiri kukuh dan deru mesin kendaraan yang mengkilap, ada kerinduan untuk hidup yang lebih baik bagi masyarakat khususnya anak-anak di kampung Kerang Hijau.

SOLUSI KEMACETAN JAKARTA

Foto dan Teks : Sakti Ilham Fatekha

Efisiensi waktu dari tempat satu ke tempat lain bagi masyarakat yang tinggal di Jakarta mungkin hal ini tidak mudah diatasi.

Padatnya jalanan ditambah bisingnya klakson kendaraan seolah menjadi teman sehari-hari masyarakat ibukota.

Kehadiran moda transportasi Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta seolah menjadi ‘oase’ di tengah frustasi masyarakat ibukota atas kemacetan yang tak kunjung bertemu jalan keluar.

Salah satu penggunaan MRT Jakarta, Reni (26) mengaku senang dan merasa nyaman dengan hadirnya moda transportasi ini. Sebab, ia tak perlu ber macet-macetan lagi untuk sampai kantor dan pulang ke rumah.

MRT sudah terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya yang memudahkan masyarakat ke tempat tujuan.

Selain ini MRT Jakarta fase 1 memiliki rute Lebak Bulus Grab – Bundaran HI dengan panjang jalur 16 km. kecepatan rata-rata 35 km per jam dan kecepatan  maksimal 100 km per jam.

Melintasi 13 stasiun, jarak antara stasiun hanya 2 sampai 3 menit. jam operasional moda transportasi ini pada pukul 05.00 WIB – 24.00 WIB.

Meskipun baru memasuki fase 1, itu diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta.

WARNA-WARNI SAMPAH PLASTIK

Foto dan Teks : Septian Mustafa

Saat ini lautan Indonesia mengalami ancaman pencemaran dari sampah plastik. keberadaannya yang tidak pada tempatnya menimbulkan tumpukan sampah sehingga menimbulkan penyakit, serta mencemari laut dan membahayakan ekosistem laut.

Data The World Bank pada 2018, sebanyak 87 kota di pesisir Indonesia memberikan kontribusi sampah ke laut sekitar 1,27 juta ton sampah. Dengan komposisi sampah plastik mencapai 9 juta ton dan sekitar 3,2 juta ton adalah sedotan plastik.

Plastik merupakan produk serbaguna, ringan, fleksibel, tahan kelembaban, kuat, dan relatif murah. Dengan berbagai kemudahan tersebut, seluruh dunia bernafsu untuk menghasilkan produk berbahan baku plastik. namun, dengan karakter dasar plastik, ditambah dengan cara penggunaan yang tidak ramah lingkungan, nantinya sampah plastik dapat merusak lingkungan hidup.

Indonesia sendiri merupakan negara ke-2 penyumbang sampah plastik terbesar setelah Cina. Data dari ROLE (River, Oceans, Lakes, Ecology) Foundation, Indonesia memproduksi 130.000 ton plastik dan padat per  harinya.

Berbagai cara dilakukan banyak pihak untuk berkontribusi mengurangi sampah plastik di lautan. namun, cara termudah adalah kesadaran diri sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya dan beralih dari plastik ke bahan ramah lingkungan.

HOPE

Foto dan Teks : Pingkan Imelliana Rizaldy

Tubuh menyimpan banyak makna tak hanya mulut yang dapat mengungkapkan melalui bibir. Namun semua anggota tubuh memiliki peran yang sama. Lewat sebuah gerakan tubuh berbicara mencoba memberi makna dalam setiap untaian gerak.

Pelecehan seksual adalah perilaku yang berhubungan dengan seks yang tidak diinginkan, yang terjadi secara lisan, tindakan maupun lewat isyarat. Menurut KOMNAS (Komisi Nasional) perempuan, rata-rata 35 perempuan menjadi korban pelecehan seksual di Indonesia setiap harinya. Hampir 70% dari kasus pelecehan Terhadap Perempuan baik fatal maupun non fatal, dilakukan oleh anggota keluarga ataupun pasangan ( suami atau pacar).

Di Indonesia sendiri mayoritas orang beragama, pelecehan seksual merupakan aib, sesuatu yang harus disembunyikan dari siapapun agar tidak mengetahui kebenaranya. Tidak berani untuk berbicara atau melakban mulutnya supaya diam dan tidak bercerita sedikitpun. Dan karena diam pula, sang pelaku akan merasa bebas dan tidak merasa bersalah.

Menjadi sebuah pembelajaran bahwa seorang wanita merupakan makhluk spesial, maka jadikan dirimu (wanita), sebagai wanita yang sepantasnya, memposisikan dirinya sebagai wanita, agar tetap dihargai sebagaimana mestinya.

NOW EVERYTHING IS EASY

Foto dan Teks : Yuly Asih Widyaningrum

Penggunaan situs belanja online kini semakin meningkat seiring dengan menambahnya pengguna internet di Indonesia. Lembaga riset Mechant Machine merilis daftar pertumbuhan e-commerce tercepat di dunia,dan Indonesia lah yang memimpin jajaran negara-negara dengan pertumbuhan sebesar 78% pada tahun 2018 ( katadata.com)  dari pengguna internet di Indonesia sebanyak 171,18 juta jiwa (APJI,2018).

Belanja online atau e-commerce adalah sebuah proses transaksi yang dilakukan melalui media seperti situs-situs jual beli online yang menyediakan berupa barang atau jasa. Kini belanja online menjadi satu suatu yang sering dilakukan bagi sebagian orang karena kemudahannya untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya tanpa harus ke pasar pembelanjaan. Keadaan ini membuat sebagian orang menjadikan belanja online sebagai suatu kebiasaan.

Masyarakat yang lebih milenial menilai kemudahan tersebut ada pada e-commerce. Dengan segala kegiatan sehari-hari dapat menghemat waktu untuk melakukan 2 hal dalam satu waktu di tengah kesibukannya. Dapat menyelesaikan pekerjaan sehari-hari namun juga dapat memenuhi kebutuhan barang-barang yang kita butuhkan tanpa harus meluangkan waktu dan tenaga yang ekstra.

Namun jangan sampai kemudahan belanja online ini membuat kita berperilaku konsumtif. Jadilah konsumen yang cerdas akan mengelola uang untuk membeli kebutuhan yang dibutuhkan, dan bukan hanya tergiur atas tren yang terus-menerus berkembang dibutakan oleh keinginan semata tanpa mempertimbangkan atas dasar kebutuhan.

THE COSMETICS

Foto dan Teks : Nadiyya Alza Azhari

Kata kosmetik atau make up berasal dari bahasa Yunani yang berarti “ teknik berpakaian dan berhias”.  Jika berbicara tentang make up, tidak akan pernah ada habisnya.  Make up sudah menjadi “baju”  sehari-hari bagi kaum hawa,  bahkan belakangan kaum Adam pun mulai memoleskan make up untuk menutupi kekurangan. Menurut harifa make up berarti tata rias atau tata cara menggunakan kosmetik.

Pada masa Mesir kuno make up digunakan sebagai cara untuk mengesankan para dewa dan dengan demikian dikenakan oleh pria dan wanita. Pilihan make up paling populer adalah warna gelap pada mata ( tujuannya untuk menangkis kejahatan) dan campuran untuk eyeliner kohl asli ( terbuat dari campuran apapun dari timah hingga abu,  tembaga atau bahkan almond yang dibakar).

Pada abad 19,  Ratu berikutnya yang menggunakan make up adalah Ratu Victoria.  Tapi saat itu untuk mempercantik diri mereka memilih teknik yang kurang konvensional. Dimana mereka membuat kulit ( pipi dan bibir)  menjadi kemerahan. Caranya dengan mencubit pipi mereka dan menggigit bibir mereka untuk memerah dan merah darah.

Pada era 90-an, make-up adalah sesuatu yang bisa dilakukan oleh pria dan wanita.  Dan pensil alis tipis menjadi paling populer dan glamour pada era ini. Cyndi Lauper dan Madonna jadi model pada tahun itu. Sebab, mereka menjadi simbol kecantikan dunia kepopuleran kepopuleran make up yang tebal menurun. Sebab, hampir semua wanita hanya memilih warna yang kalem.  Seperti matte dan nude. Namun ada juga yang merah merona.

Awal 2000-an sampai tahun ini dicirikan glitter. kemungkinan besar karena tren futuristik Tetapi lebih lanjut disemen dengan munculnya bintang pop remaja seperti Britney Spears atau Christina Aguilera.

SAVE WORLD

Foto dan Teks : Elparra Maida Yuswadi

Menurut undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 pasal 1 ayat 14 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup “Pencemaran  masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.”

Di Indonesia kata pencemaran sudah tidak asing lagi bagi telinga kita. Tanah dipenuhi oleh limbah, udara terkontaminasi oleh karbon dioksida dan  laut yang sudah tercemar oleh banyaknya sampah.

Tanah termasuk bentuk pencemaran dari ulah manusia.  ada banyak sekali aktivitas harian manusia yang menyebabkan pencemaran tersebut. Namun  kebanyakan dari masyarakat Belum sadar akan hal itu.  beberapa contoh yang menyebabkan pencemaran tanah yaitu limbah cair,  yang disebabkan oleh limbah rumah tangga dan industri. 

Udara merupakan udara merupakan salah satu komponen penting bagi kehidupan tapi Sangat disayangkan pencemaran udara sudah membumi.  Pencemaran udara itu sendiri merupakan kehadiran satu atau lebih substansi fisik kimia atau biologi yang membahayakan kesehatan makhluk hidup.

Setiap tahunnya peningkatan pencemaran laut kerap terjadi di Indonesia.  Akibat tumpahan minyak, tabrakan kapal dengan terumbu karang, pembuangan air limbah yang mencemari laut bahkan  sampah plastik yang Kondisinya sudah tidak lazim. kasus-kasus yang paling sering ditemukan yaitu sampah yang sudah masuk ke dasar laut. Buruknya lagi sampah tersebut sudah mengkontaminasi populasi yang ada di dalamnya.

PERJALANAN CINTA

Foto dan Narasi : Satya Anggana Styadi

Terlalu banyak definisi untuk cinta bukan kan?  Kasarnya,  mungkin mungkin Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.  Mungkin dari kalian akan ada yang menganggap kalimat sebelum ini salah satu atau mungkin benar. Tidak masalah,  karena  saya sendiri setuju  setiap orang punya definisinya masing-masing tentang cinta.

Tentang perjalanan cinta. saya yakin semua orang punya mimpi dan arahnya masing-masing. Dan untuk kalian yang membaca ini. Selamat menikmati perjalanan kalian.

 

Leave a Reply